Saturday, August 18, 2007

ReFLeksi 17-an



Tanggal 17 Agustus 1945 adalah hari yang sangat bersejarah bagi kita selaku rakyat Indonesia. Dimana setelah beberapa tahun rakyat dijajah oleh para penjajah. Kita diperlakukan secara tidak baik, di negeri sendiri. Hal tersebut membuat kita tergerak untuk membebaskan diri dari cengkeraman penjajah. Dan saat ini kita, sesudah merasakan 62 th mengirup udara kemerdekaan. Kita tidak boleh munafik dengan kemerdekaan ini.

Pengorbanan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah tidaklah sedikit. Baik berupa harta, jiwa dan raga telah mereka korbankan. Banyak orang yang kadang masih berkata Bahwa kita belum merdeka?? Tapi realistiskah?? Apakah kita mau dijajah lagi, ditindas lagi di negeri sendiri. Menurut saya, hanya orang-orang yang kurang bersyukur yang berkata KITA BELUM MERDEKA. Sebab bagaimana pun kita telah bisa berkarya, bertindak bebas yang tentunya dapat dipertanggung-jawabkan, di negeri sendiri. Memang secara nyata, masih banyak orang-orang yang kurang beruntung. Tapi semua itu juga tidak serta merta dijadikan sebagai kambing hitam. Meskipun ada sebagian orang yang berbuat hanya untuk kepentingan sendiri atau golongan. Kita harus mampu berperilaku secara baik, tidak hanya bisa menyalahkan diri sendiri maupun orang lain. Kita harus selalu bersyukur kepada Allah SWT atas semua yang diberikannya. Jika ada orang lain yang berperilaku menyimpang, setidaknya kita juga tidak akan berperilaku seperti orang lain tersebut. Setidaknya hal itu yang bisa membuat negeri ini menjadi negeri yang lebih baik. Hanya kesalahan dari segelintir orang, terkadang membuat kita tidak berpikir secara matang. Tidakkah kita interospeksi diri, apakah kita lebih baik dari orang-orang itu. Berusaha dimulai dari diri sendiri untuk bersikap lebih dewasa. Setidaknya juga bersikap ikhlas atas takdir yang telah digariskan pada kita. Meskipun kita harus berusaha untuk merubah nasib kita sendiri. Di Indonesia, negeri kita tercinta ini, berbagai keaneka-ragaman diberikan Allah SWT kepada kita. Dengan keaneka-ragaman ini, kita bisa maju ataupun juga mundur. Hal itu tergantung pada kita, bagaimana tindakan kita untuk bangsa dan negara tercinta. Dan tentunya semua itu juga kembali lagi pada Allah SWT. Kita harus berusaha dengan disertai doa. Jangan membuat kesalahan kecil yang dapat merusak persatuan dan kesatuan. Di era sekarang penjajahan secara fisik dapat dilihat namun penjajahan secara halus, seperti adu domba, rusaknya moral, narkoba atau hal-hal yang sangat merugikan kita semua sangat mungkin terjadi. Dan hal yang kurang terlihat ini sangat berpotensi menghancurkan bangsa ini. Kita harus selektif dalam bertindak.Kita harus melawan nafsu dunia jika tidak ingin terpuruk. 62 th bukanlah waktu yang pendek untuk sebuah perjalanan. Tahap demi tahap harus kita lakukan untuk sebuah perubahan yang lebih baik. MERDEKA... MERDEKA... HIDUP NKRI... ALLAHU AKBAR.

0 comments:

Post a Comment


Free Blogspot Templates by Isnaini Dot Com. Supported by Muscle Car Photos. Powered by Blogger